Filosofi dan Nilai-nilai Dasar Universitas Muhammadiyah Surakarta
Perguruan tinggi pada hakikatnya merupakan lembaga yang berfungsi untuk melestarikan, mengembangkan, menyebarluaskan, dan menggali ilmu, pengetahuan, teknologi, dan seni. Selain itu perguruan tinggi juga berfungsi mengembangkan kualitas sumber daya manusia dan menghasilkan jasa-jasa. Dalam era globalisasi, informasi, dan independensi sebagaimana yang telah, sedang, dan akan berlangsung, peran perguruan tinggi menjadi semakin penting. Dalam era tersebut keunggulan suatu bangsa tidak lagi ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam yang dimilikinya, tetapi lebih ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia, penguasaan informasi, serta
penguasaan ilmu, pengetahuan, teknologi, dan seni. Eksistensi UMS ke depan ditentukan oleh kemampuannya untuk memenuhi tuntutan dan kebutuhan-kebutuhan tersebut, sehingga UMS perlu secara terus-menerus mempertinggi daya saing dan daya juang guna mencapai keunggulan kompetitif berkelanjutan. Untuk itu, UMS merumuskan landasan filosofi, visi, misi dan tujuan penyelenggaraan dan pengembangan sebagai berikut.
Filosofi
Filosofi yang menjadi dasar penyelenggaraan dan pengembangan UMS adalah memadukan nilai-nilai keilmuan menjadi bagian dari ibadah kepada Allah SWT. Filosofi tersebut dirumuskan menjadi ”Wacana Keilmuan dan Keislaman” yang berarti menumbuhkan kepribadian yang menguasai ilmu, pengetahuan, teknologi, dan seni, untuk mengabdi secara ikhlas kepada Allah dan memberi manfaat kepada sesama umat. Kata “wacana” dalam filosofi ini merupakan misi UMS yang diderivasi dari al-Quran surat al-baqarah ayat kedua. Wacana dimaknai sebagai “rujukan dalam memberikan pencerahan, menyerukan kebaikan, menebarkan kedamaian, dan
memperjuangkan kemaslahatan umum”.
Nilai-nilai Dasar
Nilai-nilai dasar yang menjadi rujukan dalam pengembangan UMS adalah sebagai berikut:
- Tauhid (kesadaran tentang kesatuan antara pengetahuan dan nilai),
- ‘Ilm (rasional-transendental, objektif, kritis, inovatif, kreatif terbuka),
- Amanah (kejujuran dan tanggung jawab),
- Adl (keadilan dan kesejahteraan manusia),
- Khalifah (ketinggian kodrat dan martabat manusia),
- Istishlah (kesejahteraan alam semesta),
- Ibadah (pengabdian manusia kepada Tuhan).

