UMS Terima Kunjungan Benchmarking dari Universitas Muria Kudus, Bahas Manajemen Perencanaan dan Sistem Anggaran

Surakarta, 10 Juni 2025 — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerima kunjungan resmi dari Universitas Muria Kudus (UMK) dalam rangka kegiatan benchmarking pengelolaan perencanaan, penganggaran, dan sistem manajemen universitas. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Sidang Rektorat Gedung Induk Siti Walidah lantai 6 dan dipimpin oleh Kepala Biro Perencanaan dan Pengembangan (BPP) UMS, Munajat Tri Nugroho, S.T., M.T., Ph.D dan Prof. Dr. Anam Sutopo yang mewakili pimpinan UMS. Kunjungan ini dihadiri oleh jajaran Pimpinan Yayasan UMK,  Bagian Penjaminan Mutu, Bagian Perencanaan dan Pengembangan, serta Bagian Administrasi Umum dan Keuangan.

Dalam sambutan pembukaannya, Prof. Anam memperkenalkan profil UMS, yang pada tahun 2025 ini memasuki usia ke-67 sejak transformasinya dari IKIP Muhammadiyah Surakarta pada tahun 1981. UMS saat ini memiliki 12 fakultas dengan lebih dari 42.000 mahasiswa dan didukung oleh 800 dosen serta 400 tenaga kependidikan.

Sesi diskusi berlangsung dinamis. Pihak UMK menyampaikan bahwa saat ini mereka tengah menyusun Rencana Strategis (Renstra) dan Rencana Operasional (Renop), dan mereka ingin belajar dari sistem UMS dalam mengelola indikator kinerja, sistem anggaran, hingga mekanisme pertanggungjawaban keuangan yang efisien dan terintegrasi.

 
Manajemen Perencanaan Strategis

Kepala BPP UMS, Munajat Tri Nugroho, menjelaskan tentang struktur perencanaan dan pengembangan di UMS yang dikelola oleh dua lembaga utama: Badan Perencanaan Pengembangan Universitas (Badan Renbang) dan Biro Perencanaan dan Pengembangan (BPP). Beliau memaparkan sistem pengelolaan RPPS, RPUPPS, dan RPUPA yang telah diintegrasikan ke dalam kerangka evaluasi dalam pencapaian target indikator dalam Rencana Strategis (Renstra) UMS.

Hepy Adityarini, Ph.D. selaku Kabid Kepala Bidang Akreditasi Internasional Lembaga Penjaminan Mutu (LJM) UMS menambahkan bahwa hasil Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) UMS telah menghasilkan panduan program kerja yang terhubung langsung dengan indikator KPI dalam Renstra. Setiap program yang diajukan harus melalui proses review berlapis yang melibatkan tiga pihak: dua reviewer program dan satu reviewer keuangan.

Sistem Anggaran Universitas

Diskusi juga mencakup sistem pengelolaan anggaran fakultas dan unit kerja, peran reviewer pada level prodi, fakultas, dan unit, serta alur review proposal program melalui mekanisme RAB dan persetujuan pimpinan universitas. BPP UMS juga telah menetapkan panduan anggaran yang menjadi acuan seluruh unit kerja dalam menyusun program tahunan.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab dan dokumentasi bersama. Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam membangun sinergi antarlembaga pendidikan tinggi, khususnya dalam pengembangan sistem tata kelola perencanaan, penganggaran, dan pengendalian mutu yang berbasis kinerja.

ada163

Scroll to Top