BPP UMS Gelar Diskusi Lanjutan Terkait Green Campus dan Productive Campus

Surakarta, 9 Juli 2026 – Badan Perencanaan dan Pengembangan (BPP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Diskusi Kajian Green Campus and Productive Campus pada Kamis (9/7/2026) di Ruang BPP. Kegiatan ini bertujuan menghimpun masukan sebagai dasar penyusunan roadmap pengembangan kampus yang berkelanjutan dan produktif.

Dalam paparannya, Prof. Kussudyarsana menyampaikan bahwa pengembangan sarana dan prasarana UMS perlu mulai mengacu pada indikator UI GreenMetric serta berpedoman pada Pengelolaan Kampus Ramah Lingkungan (Green Campus) Universitas Muhammadiyah Surakarta. Ia juga menekankan pentingnya mengintegrasikan berbagai fasilitas yang telah dimiliki UMS agar pemanfaatannya lebih optimal.

Diskusi dilanjutkan dengan pemaparan berbagai aspek Green Campus, meliputi tata ruang dan infrastruktur, energi terbarukan, pengelolaan limbah, pengelolaan air, transportasi, digitalisasi, serta konservasi lingkungan. Peserta juga menyoroti pentingnya keterlibatan fakultas, program studi, dan unit kerja dalam mendukung implementasi Green Campus melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dalam sesi diskusi, peserta mengemukakan sejumlah masukan, antara lain perlunya penguatan pengelolaan sampah melalui konsep reduce, reuse, dan recycle, penyediaan fasilitas pendukung, optimalisasi penggunaan ruang, serta penyusunan pemetaan lahan, gedung, jaringan jalan, drainase, dan fasilitas kampus sebagai dasar penyusunan roadmap. Selain itu, pengelolaan sampah dan sistem drainase dinilai menjadi prioritas utama yang perlu segera ditindaklanjuti.

Sebagai landasan penyusunan roadmap, forum juga mengidentifikasi berbagai regulasi yang telah dimiliki UMS, seperti Panduan Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (2025), Pedoman Manajemen Risiko (2021), serta Pedoman Pengelolaan Kampus Ramah Lingkungan (Green Campus) UMS.

Melalui kegiatan ini, BPP UMS berharap dapat menyusun roadmap Green Campus and Productive Campus yang terintegrasi sebagai pedoman dalam pengembangan sarana prasarana dan pengelolaan lingkungan kampus secara berkelanjutan. (sbl853)

Scroll to Top