Surakarta, 15 Juli 2026 – Badan Perencanaan dan Pengembangan (BPP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Workshop Pengembangan Metode dan Media Pembelajaran Digital Tahap I pada Rabu (15/7/2026) di Ruang Seminar Pascasarjana Lantai 5 UMS. Workshop ini merupakan salah satu upaya meningkatkan kompetensi dosen dalam mengembangkan metode dan media pembelajaran digital yang inovatif seiring dengan perkembangan teknologi pembelajaran.

Workshop diikuti oleh perwakilan dosen dari seluruh program studi di lingkungan UMS, serta dosen dari Lembaga Pengembangan Mata Kuliah dan Layanan Bahasa (LPMB) dan Lembaga Pengembangan Pondok, Al-Islam, dan Kemuhammadiyahan (LPPIK) yang mengampu mata kuliah MKDU dan AIK. Kegiatan ini dirancang sebagai pelatihan berkelanjutan dalam dua tahap agar peserta tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual, tetapi juga mampu mengimplementasikan hasil pelatihan pada mata kuliah yang diampu.
Dalam sambutannya, Prof. Ir. Eko Setiawan, S.T., M.T., Ph.D. menyampaikan bahwa workshop ini merupakan tindak lanjut atas hasil Evaluasi Dosen oleh Mahasiswa (EDOM) yang menunjukkan bahwa aspek metode dan media pembelajaran masih memerlukan penguatan. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus menjadi motor penggerak pengembangan pembelajaran digital di program studi maupun unit masing-masing.
Workshop Tahap I menghadirkan sejumlah narasumber sesuai bidang keahliannya. Naufal Ishartono, S.Pd., M.Pd., Ph.D. membuka sesi dengan materi Flipped Learning yang mengulas penerapan pembelajaran aktif melalui pemanfaatan video interaktif dan pengelolaan pembelajaran matematika. Pendekatan ini mendorong mahasiswa mempelajari materi sebelum perkuliahan sehingga waktu tatap muka dapat dimanfaatkan untuk diskusi, praktik, dan penyelesaian masalah. Selanjutnya, Hardika Dwi Hermawan, S.Pd., M.Sc. menyampaikan materi mengenai pembuatan video pembelajaran sederhana sebagai media yang efektif untuk mendukung proses belajar mengajar.

Untuk memberikan pendampingan yang lebih optimal, peserta kemudian dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu bidang STEM/IPA dan Sosial/Humaniora. Pada kelas STEM/IPA, Endang Wahyu Pamungkas, S.Kom., M.Kom., Ph.D. memaparkan pengembangan pembelajaran interaktif berbasis SCORM, sedangkan pada kelas Sosial/Humaniora, Dr. Andika Sanjaya, S.I.Kom., M.Si. membahas sistem pembelajaran berbasis peran (role-based learning). Peserta juga diperkenalkan dengan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) sebagai teknologi pendukung dalam penyusunan materi, pengembangan media pembelajaran, dan peningkatan kualitas proses pembelajaran digital.

Memasuki sesi praktik, peserta secara langsung mengembangkan media pembelajaran sesuai mata kuliah yang diampu. Selama proses tersebut, peserta didampingi oleh fasilitator yang dibantu mahasiswa pendamping pada setiap kelompok. Mahasiswa pendamping berperan memberikan bantuan teknis, mendampingi penggunaan berbagai aplikasi, serta membantu peserta mengatasi kendala yang muncul selama proses pengembangan media pembelajaran. Pendampingan ini memungkinkan setiap peserta memperoleh bimbingan secara lebih intensif sehingga proses praktik berjalan lebih efektif.
Melalui Workshop Tahap I ini, peserta memperoleh bekal awal dalam menerapkan metode pembelajaran aktif, menyusun media pembelajaran digital, serta memanfaatkan berbagai teknologi pendukung untuk pembelajaran di LMS SPADA. Hasil pengembangan pada tahap pertama selanjutnya akan disempurnakan dalam Workshop Pengembangan Metode dan Media Pembelajaran Digital Tahap II yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 23 Juli 2026 melalui sesi pendampingan lanjutan. Melalui rangkaian kegiatan ini, BPP UMS berharap semakin banyak dosen yang mampu menghadirkan pembelajaran digital yang inovatif, interaktif, dan berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran di Universitas Muhammadiyah Surakarta.
lm908

